Melepas Rindu Bersama Blur

Band yang didirikan di Colchester, Essex, Inggris, itu akhirnya menyapa penggemarnya di acara puncak festival musik Big Sound di Lapangan D, Senayan, Jakarta, Rabu malam, 15 Mei 2013. Ini konser perdananya sejak grup itu berdiri pada 1989.

Damon Albarn (vokal), Alex James (bass), Dave Rowntree (drum), dan Graham Coxon (gitar) datang memenuhi kerinduan para penggemarnya dengan lagu pembukaan Girls and Boys. Selama dua jam penuh, Blur memainkan 19 lagu, seperti Bettelbum, Coffee and Teve, Badhead, Out of Time, dan Trimm Trabb. “Enjoy yourself!” teriak Damon, vokalis yang mengenakan kaus abu-abu dan jaket jins biru.
Penonton histeris dan makin ribut ketika Damon turun dan mendekati bibir panggung. Dia berdiri sambil menyanyi Country House di tengah penonton. Lalu dia melanjutkan dengan Parklife, End of Century, Death of a Party, dan This Is a Low. Sesekali, dia memainkan gitar dan organ khusus pada lagu Caramel. Penonton turut menyanyikan lagu Tender dari album 13 bersama Damon. Album ini mendapat peringkat satu di Norwegia dan lagu terbaik Top 20 di berbagai negara, seperti Australia, Austria, Kanada, Jerman, dan Jepang.

Festival Big Sound juga dimeriahkan oleh The Temper Trap asal Australia, Tegan & Sara, dan Van She dari Kanada. Menurut Cherry Ibrahim, promotor dari Dyandra Entertainment, ini pertama kalinya mereka membuat konsep festival berbeda genre musik. Konsep ini berbeda dari tur Blur sebelumnya di Hong Kong. “Di festival itu, Blur tampil memang single show, tapi mereka lebih suka konsep festival,” kata Cherry.

Blur sebenarnya sedang vakum. Terakhir, band ini merilis album Think Thank pada 2003. Para personelnya mengerjakan proyek di band lain, seperti Damon yang jadi vokalis dan penulis lagu di band Gorillaz; bassis Alex James bikin band Fat Les, Me Me Me, Bad Lieutenant, dan WigWam; serta drumer Dave Rowntree menjadi penggebuk drum band The Ailerons.

Pada 2008, mereka sepakat kembali ke panggung hiburan untuk reuni dan mempersiapkan album baru setelah hampir 10 tahun tidak mengeluarkan album. Pada 2012, mereka sempat akan merilis single The Puritan dan Under The Westway. April lalu, Blur tampil di acara Coachella Valley Music and Arts Festival 2013 di California, Amerika Serikat, dan pada awal Mei tampil di Asia World Arena di Hong Kong dan gagal tampil di Tokyo Rock Festival karena festival itu dibatalkan.

“Di masa kejayaan Brit-pop, band tersebut gaungnya kurang di Indonesia. Ketika era kejayaan mulai turun, penggemarnya kini berusia 25-30 tahun kangen dan menginginkan mereka datang,” kata Cherry.EVIETA FADJAR

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s